Postingan

GURU BERKUALITAS UNTUK GENERASI EMAS ABAD 21

Gambar
 Pendidikan merupakan kunci utama dalam menentukan kualitas dan keunggulan suatu negara dalam menghadapi persaingan global. Pendidikan memiliki dampak besar bagi pengaruh perkembangan masa depan baik untuk diri sendiri maupun bagi bangsa dan negara. Adanya pendidikan orang akan mampu menata masa depan bagi diri sendiri maupun orang lain secara bijaksana, kreatif, inovasi, dan berpikir kritis dalam memecahkan masalah. Tentu hal ini berkat dari kualitas seorang guru dalam merancang dan mengembangkan proses pembelajaran untuk mewujudkan generasi yang mampu bersaing, unggul, terampil serta menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, seperti yang tertuang di dalam Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.  Sejak munculnya perubahan global yang menyerukan model pembelajaran untuk abad ke-21, mengakibatkan pendidikan formal harus diubah untuk memunculkan berbagai bentuk pembelajaran baru dalam mengatasi tantangan global....

RUMAH ADAT SAO MARIO

Gambar
       Rumah adat Sao Mario adalah rumah adat dan juga kawasan wisata budaya yang letaknya berada di Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Mario Riawa, Kampung Awakaluku, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Rumah adat ini dibangun pada tahun 1993 oleh seorang arsitek Bernama Ir. Drs. Bakhriani A. Rauf Manna. Pemilik dari rumah adat Sao Mario ini yaitu Prof. Dr. H. Andi Mustari Pide, SH dan Hj. A. Sitti Runiang. Rumah Sao Mario ini dikenal dengan sebutan nama rumah 100 tiang atau bola seratu. Rumah adat ini memiliki bentuk seperti sebuah kompleks yang di dalamnya terdapat berbagai jenis rumah adat yang bergaya arsitektur Bugis, Makassar, Mandar, Toraja, hingga Minangkabau dan Batak.      Rumah adat Sao Mario ini terbuat dari kayu hitam dan mempunyai 100 tiang penyangga. Di dalam rumah tersimpan pusaka peninggalan raja-raja Soppeng dulu. Kompleks rumah adat ini dilengkapi rumah makan berbentuk perahu pinisi, memiliki lima tangga terdiri dari satu tangg...

RUMAH ADAT SAORAJA LAPINCENG

Gambar
       Saoraja Lapinceng merupakan rumah Raja Balusu yang terdapat di Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru Sulawesi Selatan yang masih difungsikan sebagai hunian hingga saat ini. Eksistensinya tidak terlepas dari peran keluarga yang berupaya melestarikan warisan budaya leluhur. Rumah Adat Saoraja Lapinceng didirikan pada tahun 1895 oleh pemerintahan Raja Balusu Andi Muhammad Saleh Dg. Parani, yang dikenal dengan gelar Petta Sulle. Rumah adat ini terdapat di Lapasu, Kecamatan Soppeng Riaja, 17 kilometer di utara Kabupaten Barru. Rumah Adat Lapinceng telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan nomor registrasi CB.970.      Penataan ruang spasial Saoraja Lapinceng secara vertikal dibagi menjadi tiga bagian, yang meliputi kepala bangunan atau pada suku Bugis disebut “rakkeang”, badan bangunan yang disebut “ale bola”, dan kaki bangunan yang disebut ”awa bola”. ‘Rakkeang’ atau loteng rumah ...

RUMAH ADAT BOLA SOBA (SORAJA)

Gambar
     Bola Soba atau Soraja (Rumah Raja Bugis) adalah rumah tinggal Panglima Perang Kerajaan Bone di masa pemerintahan Raja Bone XXXII tahun 1895-1905, iaitu "AndiAbdul Hamid Baso Pagilingi Petta Ponggawae" salah seorang putra Raja Bone XXXI (Lapawawoi Karaeng Sigeri). Dalam bahasa Bugis, "Bola" berarti rumah dan "Soba'" berarti persahabatan atau tamu, yang mencerminkan fungsinya sebagai tempat menerima tamu dan tempat bermusyawarah. Selain itu, rumah ini juga berfungsi sebagai pusat kegiatan adat dan simbol kekuasaan serta martabat pemiliknya. Lokasi Bola Soba ini, terletak di pusat kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.      Rumah adat Bola Soba' berbentuk rumah panggung yang ditopang oleh tiang-tiang kayu tinggi. Bagian atap rumah berbentuk segitiga yang melambangkan kestabilan dan kekuatan. Atapnya biasanya terbuat dari bahan alami seperti rumbia atau ijuk. Dinding rumah dibuat dari papan kayu dengan ukiran khas Bugis yang memiliki ma...

RUMAH TONGKONAN

Gambar
       Rumah adat Tongkonan adalah rumah tradisional suku Toraja yang tinggal di wilayah pegunungan Sulawesi Selatan. Dalam budaya Toraja, Tongkonan memiliki fungsi lebih dari sekadar tempat tinggal. Rumah ini merupakan pusat kehidupan sosial, budaya, dan spiritual bagi masyarakatnya. Tongkonan berasal dari kata  tongkon  berasal dari Bahasa Toraja yang memiliki arti ‘duduk’   atau duduk bersamadan penambahan akhiran {-an} bisa diartikan sebagai tempat. Konon, istilah ini muncul karena fungsi utama rumah adat Tongkonan sebagai tempat masyarakat desa duduk berkumpul, bermusyawarah, dan memutuskan aturan-aturan dalam Masyarakat yang mengatur hubungan interaksi sosial, juga pusat pembinaan tentang gotong royong, dan lainnya. Rumah Tongkonan selalu dibangun menghadap ke utara karena penduduk setempat meyakini  Puang Matua  atau Yang Mahakuasa berada di bagian utara dunia sehingga rumah yang menghadap Puang Matua dianggap menghormati dan ak...

RUMAH ADAT BALLA LOMPOA

Gambar
  Balla Lompoa secara harfiah berarti rumah   besar   atau   rumah   kebesaran   yang dihuni oleh raja. Balla   Lompoa berada   di tengah   Kota   Sungguminasa Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Jalan Sultan Hasanuddin No 48. Balla   Lompoa   dibangun     tahun 1936   setelah   diangkatnya   Raja   Gowa XXXV   I   Mangimangi   Daeng   Matutu, Karaeng Bontonompo yang bergelar Sultan Muhammad   Tahir   Muhibuddin.   Balla lompoa   adalah   kediaman   raja   sekaligus sebagai   pusat   pemerintahan   Kerajaan Gowa.   Selain berfungsi sebagai   museum,   Balla   Lompoa   juga berfungsi   sebagai   tempat   pelaksanaan upacara-upacara   adat.   Salah   satu   upacara adat   yang   menjadi   agenda   tahunan pemerintah   Kabu...

TEKS PROSEDUR

Gambar
Pengertian Teks Prosedur Teks prosedur adalah suatu teks yang berisi langkah-langkah aktivitas atau kegiatan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Teks prosedur ini dibutuhkan sebagai panduan bagi seseorang dalam membuat atau menyusun sesuatu.  Tujuan Teks Prosedur Setelah mengetahui pengertian dari teks prosedur, selanjutnya adalah apakah tujuan dari teks prosedur? tujuan teks prosedur adalah memberikan petunjuk bagi pembacanya tentang langkah-langkah secara urut dalam melakukan aktivitas atau menyelesaikan sesuatu. Selain itu, teks prosedur juga memudahkan pembaca untuk mengetahui cara yang benar dalam melakukan sesuatu dan memberikan petunjuk jelas agar mendapatkan hasil maksimal. Struktur Teks Prosedur Dalam penyusunannya, struktur teks prosedur terdiri dari 4 bagian, yaitu tujuan, material, langkah-langkah penyusunan/pengerjaan, dan penegasan ulang (kesimpulan). Penjelasan lengkapnya sebagai berikut: 1. Tujuan Pada awal pembuatan teks prosedur, penulis biasanya memberikan penje...